Perum Jasa Tirta II dan BP Batam Diskusi Pengembangan SDM Mengelola Air Bersih

  • Whatsapp
banner 468x60

Batam, LiraNews – Bertempat di Gedung Marketing BP Batam, Kamis (1/8/2019), Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam Binsar Tambunan menerima kunjungan kerja Dewan Pengawas Perum Jasa Tirta (PJT) II.

Kunjungan PJT II untuk melakukan studi banding (brencmark) penyusunan program kerja, khususnya pengembangan SDM dalam mengelola air bersih. Diketahui, PJT II memiliki waduk yang cukup besar, dengan volume besar dan cakupan wilayah yang luas terdiri dari beberapa Kabupaten dan Kota.

“Berbeda dengan Batam notabene pulau kecil. Tetapi unsur-unsurnya kemungkinan sama kompleknya,” ujar Kepala Kantor Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan usai menerima kunjungan.

Binsar menerangkan, rombongan PJT II selain berdiskusi juga akan melihat dua waduk Muka Kuning dan Tembesi, serta melihat instalasi pengelolaan air oleh ATB. Sebab ATB merupakan perusahaan yang terbaik yang telah menerapkan Teknologi terintegrasi dan termutakhir Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA).

“Teknologi ini untuk mengontrol proses pengolahan air, distribusi dan memantau kebocoran, mudah -mudahan ini bisa memberikan gambaran yang terbaik dalam pengelolaan air kedepan bagi PJT II,” terangnya.

Dalam pertemuan itu Binsar Tambunan juga menyampaikan rencana program pengembangan sumber daya air dan pengelolaan limbah di Batam.

“Kedepan BP Batam sedang menyusun Batam integrated total water management dimana akan mengintegrasikan seluruh potensi dan peluang sumber daya dan pengelolaan limbah menjadi kesatuan yang bisa menjaga ketersediaan air yang berkelanjutan  dan continuous development,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengawas Riad Oscha Chalik menjelaskan, Perum Jasa Tirta II adalah Badan Usaha Milik Negara yang berkedudukan di Jatiluhur, Jawa Barat.

Tugasnya untuk menyelenggarakan pemanfaatan umum atas air dan sumber-sumber air yang bermutu dan memadai bagi pemenuhan hajat hidup orang banyak, serta melaksanakan tugas-tugas tertentu yang diberikan Pemerintah dalam pengelolaan daerah aliran sungai.

Sedangkan Batam, menurutnya, memiliki kekhasan tersendiri dibanding dengan daerah lain, dalam hal ini BP Batam adalah penugasan dari negara di bawah Menko Perekonomian, PJT II memiliki tugas sama dengan BP Batam yakni mengelola air.

“Kedatangan kami dalam rangka studi banding dan melihat peluang terhadap aspek – aspek yang bisa dikerjasamakan khususnya di bidang pengelolaan air,” katanya.

Diakui, keberadaan BP Batam sangat penting bagi keberlangsungan ketersediaan dan kebutuhan air masyarakat Kota Batam. Menurutnya dengan inovasi dan penerapan teknologi akan menjadikan Batam sebagai kawasan perbatasan yang berdaya saing.

“Tantangan Batam cukup berat dalam mempertahankan sumber air dan mencari sumber air baru namun terus berupaya berinovasi dengan teknologi baru dan ini menjadi pembelajaran bagi kami PJT II dalam mengelola waduk dan sistem irigasi,” sambungnya. LN-RED

banner 300x250

Related posts

banner 468x60