Habiskan Dana 260 Miliar, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Terbesar Se Sumatera

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Batam, LiraNews – Alhamdulillah, satu lagi masjid yang akan menjadi ikon kota Batam. Inilah Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah yang insyaAllah akan diresmikan 20 September mendatang oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Masjid yang digadang akan menjadi masjid terbesar di Sumatera ini berlokasi di kecamatan Batu Aji kota Batam.

Jelang peresmiannya, berbagai persiapan terus dilakukan. Dalam seremoni pembukaan dijadwalkan juga, da’i sejuta viewer, ust. Abdul Somad, Lc akan hadir menyampaikan ceramah.

Masjid Agung Sultan Mahmud Riayat Syah

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah menargetkan 1500 wisatawan mancanegara (wisman) akan hadir pada peresmian. Jumlahnya, kata Ardi, masih mungkin bertambah karena promosi masih terus dilakukan hingga jelang hari H.

“Optimis bisa 1.500 wisman yang hadir. Target kita wisman Malaysia dan Singapura. Kita jual agenda peresmian masjid ini dalam satu paket perjalanan wisata,” kata Ardi di Batam Centre, sebagaimana dimuat laman mediacentrebatam, Rabu (7/8/2019).

Masjid dengan bangunan 57.144 meter persegi ini juga dipersiapkan sebagai destinasi wisata. Dengan adanya masjid berwarna dominan putih tersebut, diharapkan kunjungan wisman bisa meningkat khususnya dari sisi wisata religi.

Selain wisman, target wisatawan juga diharapkan datang dari dalam negeri. Untuk itu, saat peresmian nanti juga akan mengundang Kementerian Pariwisata serta Kepala Dinas Pariwisata se-Indonesia.

“Masjid Sultan ini disebut-sebut akan menjadi masjid terbesar di Sumatra yang ada sekarang. Karena itu sangat berpotensi menjadi penarik wisatawan yang efektif, baik mancanegara maupun nusantara. Kementerian juga mendukung,” tutur mantan Kepala Bagian Humas Setdako Batam ini.

Berikut ini beberapa fakta terkait masjid Sultan Mahmud Riayat Syah  :

Masjid ini dibangun dengan anggaran tahun jamak di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Besar anggarannya yakni Rp 260.852.456.000. Dengan pembagian 15 persen di APBD 2017, 40 persen di APBD 2018, dan 45 persen di APBD 2019.

Pengerjaan pembangunan dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan manajemen konstruksi oleh PT Yodya Karya (Persero).

Masjid berdiri di lahan seluas 57.144 meter persegi. Luas bangunan mencapai 41.422 meter persegi.

Ruang salat utama selus 3.969 meter persegi dengan kapasitas jemaah 5.555 orang. Sedangkan total daya tampung masjid sebanyak 24.536 jemaah.

Lahan parkir yang disediakan dapat menampung 308 mobil dan 331 motor di rubanah, serta 10 bus, 105 mobil, dan 107 motor di halaman masjid.

Masjid ini memiliki menara utama setinggi 99 meter, diambil dari makna filosofis Asmaul Husna. Juga terdapat menara pandang setinggi 64,5 meter berkapasitas 30 orang.

Plafon masjid khususnya di bagian ruang salat utama dibuat setinggi 37,98 meter. Sementara tinggi kubah 41 meter dan tinggi makara masjid 12 meter.

Masjid ini memiliki area terbuka yang dilindungi payung membran permanen. Terdapat 8 payung membran berukuran 25×25 meter dengan tinggi 17 meter.

Lantai di bawahnya memiliki luas 5.832 meter persegi dengan daya tampung jemaah sebanyak 8.100 orang.

Bagian koridor lantai dasar depan memiliki luas 2.087 meter persegi dengan kapasitas 2.898 jemaah. Sedangkan di bagian belakang seluas 3.051 meter persegi dengan kapasitas 5.085 jemaah.

Koridor lantai dasar memiliki luas 2.087 meter persegi dengan kapasitas 2.898 jemaah. Dan bagian pintu masuk atau entrance memiliki luas 1.333+860 meter persegi dengan kapasitas 2.193 jemaah.

Tempat wudhu terletak di lantai dasar dan rubanah. Pada lantai dasar terdapat masing-masing 30 tempat wudhu pria dan wanita.

Serta dilengkapi 5 WC untuk tiap gender. Sedangkan di rubanah tersedia masing-masing 89 tempat wudhu dan 13 WC untuk pria dan wanita. Serta dua unit WC untuk difabel.

Juga terdapat ruang pendukung lain seperti ruang VIP, pengurus dan imam, serta ruang kelas. LN-RED

Thu Aug 8 , 2019
Jakarta, LiraNews –Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pileg 2019 nomor 157 yang dimohonkan oleh caleg DPR RI dapil I, Jawa Timur dari Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekanto atas penetapan KPU di DPR dapil Jawa Timur XI. Dalam gugatannya pemohon meminta agar MK mendiskualifikasi rekan […]